HUBUNGI KAMI VIA EMAIL:[email protected]

Hubungi Kami:+86-139 52845139

Semua Kategori

Konektor Koaksial SMC

2026-08-23 11:29:37
Konektor Koaksial SMC

Ringkasan

Konektor versi SubMiniatur C (SMC) adalah konektor koaksial RF kompak dengan penguncian berulir, dirancang untuk aplikasi andal tinggi yang memerlukan koneksi stabil dalam lingkungan menantang. Berdasarkan antarmuka konektor SMB namun dilengkapi mekanisme penguncian berulir kokoh #10-32UNF, konektor SMC memberikan kinerja listrik unggul dari DC hingga 10 GHz. Stabilitas mekanis dan ketahanan getarannya yang luar biasa menjadikannya pilihan ideal untuk sistem kritis di mana integritas koneksi sangat penting.

5d27d0b1-ef45-4622-96c4-5322826e4bc3.png

Fitur & Manfaat Utama

  • Mekanisme Penguncian Berulir: Penguncian berulir #10-32UNF menyediakan koneksi aman yang tahan getar serta mencegah terputusnya secara tak disengaja, sehingga cocok untuk aplikasi andal tinggi dan lingkungan keras.
  • Kinerja Frekuensi Tinggi: Dirancang untuk beroperasi secara efisien di rentang frekuensi yang luas (DC hingga 10 GHz), dengan mempertahankan VSWR rendah dan kehilangan sinyal minimal untuk aplikasi RF kritis.
  • Desain Kompak dan Kokoh: Menggabungkan ukuran kecil konektor SMB dengan stabilitas mekanis koneksi berulir, konektor SMC menawarkan keseimbangan optimal antara ukuran dan keandalan.
  • Ketahanan Lingkungan Unggul: Desain berulir memberikan ketahanan luar biasa terhadap kejut mekanis, getaran, serta faktor lingkungan, sehingga menjamin kinerja konsisten dalam kondisi yang menuntut.

87adfa6e-6ad0-4b90-a051-81f22cdd8c0d.png

Khas Aplikasi

  • Stasiun Pangkalan Telekomunikasi dan Infrastruktur
  • Sistem Dirgantara dan Avionik
  • Peralatan Militer dan Pertahanan
  • Instrumen Uji dan Pengukuran Industri
  • Perangkat medis dengan keandalan tinggi
  • Transportasi dan Elektronik Otomotif

bb96137e-af77-455f-9cd6-bbb8f725e940.png

Teknis Spesifikasi

Parameter

Spesifikasi

Impedansi

50Ω (Standar)

Rentang frekuensi

DC hingga 10 GHz

Mekanisme Kopling

Ulir #10-32UNF

Tegangan tahan dielektrik

750 V RMS (Minimum)

Tegangan Kerja

250 V RMS

VSWR

≤ 1,30 (Khas hingga 6 GHz)

Resistansi isolasi

≥ 1 GΩ

Resistansi Kontak Tengah

≤ 5 mΩ

Resistansi Kontak Luar

≤ 2,5 mΩ

Ketahanan (Siklus Pemasangan)

≥ 500 siklus

Rentang suhu

-65°C hingga +165°C

Bahan bodi

Kuningan/Baja Tahan Karat (Berlapis Emas atau Nikel)

Dielektrik

PTFE (Teflon)

Perbandingan dengan Konektor RF Lainnya

Berikut perbandingan konektor SMC dengan antarmuka RF umum lainnya seperti SMB dan SMA:

Fitur

Konektor smc

Konektor SMB

Konektor sma

Mekanisme koneksi

Berulir (#10-32UNF)

Pasang-Cepat (Dorong-Masuk/Tarik-Keluar)

Berulir (1/4-36 UNS)

Rentang frekuensi

DC hingga 10 GHz

DC hingga 4 GHz

DC hingga 18 GHz

Resistensi getaran

Luar biasa

Sedang

Bagus sekali

Kemudahan Pemasangan

Baik (Koneksi aman)

Sangat Baik (Tanpa Alat)

Cukup (Memerlukan torsi)

Ukuran & Faktor Bentuk

Ringkas, kokoh

Sangat Ringkas

Kecil, semi-presisi

Aplikasi Tipikal

Sistem andal tinggi, lingkungan bergetar

Modul PCB, pemasangan sering

Aplikasi frekuensi tinggi dan presisi

ca580799-94e3-4442-8dbe-11aaf6fc8650.png

Pemilihan Panduan:

  • Pilih SMC untuk aplikasi yang memerlukan stabilitas mekanis tinggi, ketahanan terhadap getaran, dan koneksi andal di lingkungan keras, di mana rentang frekuensi hingga 10 GHz sudah memadai.
  • Pilih SMB untuk aplikasi yang memerlukan siklus pemasangan-ulang yang sering, perakitan tanpa alat, serta di mana getaran bukan menjadi pertimbangan kritis.
  • Pilih SMA untuk aplikasi yang memerlukan kinerja frekuensi tertinggi (di atas 10 GHz) dengan stabilitas mekanis yang baik.

? Pertimbangan Desain:

Saat menerapkan konektor SMC dalam desain Anda, pertimbangkan ruang tambahan yang diperlukan untuk mekanisme pengikat berulir dibandingkan konektor jenis klik. Ketahanan getaran yang unggul menjadikan SMC ideal untuk aplikasi mobile, dirgantara, dan industri, di mana integritas koneksi tidak boleh dikompromikan. Untuk lingkungan sinyal campuran, pastikan pentanahan dan pelindung yang tepat guna mempertahankan integritas sinyal pada frekuensi tinggi.